Logo Biasa Network
Pojok Linux
Cerita Anak
Otomotif
Kuliner
Hacker Or Cracker ??
5/9/10
Labels: Arti, Cracker, Hacker, Pojok Penulis
Kode Warna dalam Website
3/26/10Teman - teman IT pasti pada awal - awalnya direpotkan dengan kode - kode warna tersebut, yang terkadang diluar kepala kita (alias tidak hapal). Berikut ini kode warna yang dibutuhkan dalam pembuatan website :
Baca Selanjutnya ..
Labels: kode, Pojok Penulis, warna, website
Cara membersihkan laptop setelah tertumpah cairan teh/ kopi/ jus
3/23/10- Matikan mesin anda, bila perlu matikan secara paksa.
- Segera ambil kain dan letakkan diatas cairan tadi agar meresap, dan jangan pakai pembersih cairan yang akan berakibat cairan akan kemana mana.
- Lepaskan kabel kabel, external drive, removable bay atau extra network cards.
- Bersihkan juga cairan bila terkena di salah satu dari external divices di nomor 3.
- Jangan lepaskan casing external laptop anda, dan ini akan menyebabkan garansi anda hilang dan bisa menyebabkan kerusakan pada hardware anda.
- Miringkan laptop anda dan diusahakan agar cairan itu keluar dari laptop anda sebanyak mungkin, dan laptop anda jangan goyang goyangkan/ jangan di kocok.
- Letakkan laptop anda terbalik sehingga cairan yang tidak bisa dijangkau bisa keluar.
- Pakailah hair dryer bila anda ada dan di set di kondisi paling dingin. Hati hari sekali untuk menggunakan dryer ini dan di arahkan di parts di computer anda.
- Laptop akan kering dalam waktu minimum 1 jam, dan tinggalkan laptop anda kira kira 24 jam sehingga bisa lebih kering.
- Setelah kering, dicoba untuk memasang kembali semua alat alat external yang tadi dilepas dan dicoba untuk start up laptop anda. Bila starts up dengan tidak ada masalah, jalankan program dan coba gunakan alat alat external anda.
- Bila laptop tidak hidup atau ada masalah lain, ini adalah waktunya untuk anda membawa laptop untuk diperbaiki. Bila laptop anda masih bergaransi, ikuti petunjuknya.
- Air merupakan cairan yang paling cepat untuk membersihkan laptop dan yakinkan air tersebut tidak masuk ke dalam internal casing anda.
- Cairan lain yang masuk bila mengandung gula, itu akan mengakibatkan lengket, maka gunakanlah kain yang hangat dan basah untuk bisa membersihkan cairan yang ada unsur gula.
Labels: cairan, laptop, membersihkan, Pojok Penulis
Cara Merawat CD maupun DVD Bluray
3/22/10![]() |
| CD dan DVD |
Labels: Bluray, CD, DVD, merawat, Pojok Penulis
Israel Kembali Lecehkan Amerika
![]() |
| Benyamin Netanyahu |
Labels: amerika, israel, Pojok Penulis, zionis
Washington Ingin Kembali Mesra dengan Israel
3/18/10![]() |
| Kerjasama Israel vs Amerika |
(sumber:~www.jawapos.co.id~)
Labels: israel, mesra, Pojok Penulis, washington
Game Three Kingdom Online
3/17/10![]() |
| Tampilan City di dalam game |
Pada awalnya tidak tahu game model apa itu, saya tertarik setelah mendengar cerita kedua teman saya mas azis dan temannya yang sedang berkunjung kerumah. Game ini mirip dengan travian, namun dari segi grafis dan fitur serta background cerita jauh lebih bagus.
*dijamin linkna tidak akan disalah gunakan
Labels: game, online, Pojok Penulis, three kingdom
Tarif Dasar Listrik Naik, Industri Dapat Kompensasi
![]() |
| Ilustrasi (Listrik) |
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, spirit atau semangat pemerintah, kalangan industri, maupun masyarakat sudah sama. ''Yakni, melindungi industri dan masyarakat untuk menjaga momentum (pertumbuhan ekonomi),'' ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Senin (15/3).
Menurut Sri Mulyani, pemerintah akan melihat apakah masih ada ruang dalam APBN dari sisi belanja negara untuk alokasi kompensasi. Ruang itu bisa dilihat dalam postur APBN-P 2010 yang nantinya akan disampaikan ke DPR. ''Jadi, itu semua nanti akan dikombinasikan dalam pembahasan,'' katanya.
Deputi Menko Perekonomian Bidang Perdagangan dan Perindustrian Edy Putra Irawady menambahkan, pemerintah sudah mengundang pelaku usaha, baik dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) maupun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk menampung masukan terkait wacana kenaikan TDL.
Menurut dia, dari dulu pemerintah memang telah mensubsidi pelaku usaha dengan listrik yang relatif murah dan di bawah harga keekonomian. Karena itu, jika memang pemerintah menaikkan TDL, pelaku usaha khawatir akan berimplikasi pada beban biaya produksi dan sektor usaha akan terpukul. ''Itu yang akan akan dibahas,'' ujarnya.
Edy mengatakan, sebenarnya upaya pemerintah untuk melindungi pelaku usaha bukan hanya dilakukan melalui subsidi listrik, tapi juga melalui berbagai insentif fiskal serta pembenahan infrastruktur dan penyederhanaan perizinan usaha untuk mengurangi ekonomi biaya tinggi. ''Intinya kan di daya saing,'' katanya.
Namun, menurut Edy, jika nanti mekanisme kompensasi diberikan kepada sektor industri, pemerintah tetap akan melakukan seleksi. Artinya, tidak semua sektor industri akan mendapat kompensasi atas naiknya TDL. Salah satu mekanisme yang digunakan adalah cross subsidy atau sibsidi silang di mana sektor industri yang sudah kuat akan diminta membayar dengan harga lebih tinggi dibandingkan sektor industri yang dipandang masih perlu dilindungi. ''Ada alternatif lain juga seperti (penggunaan) gas, misalnya dengan gasifikasi atau menggunakan batu bara low rank (kalori rendah),'' terangnya.
Sebelumnya, rencana kenaikan TDL memang mendapat reaksi dari pelaku usaha. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Benny Soetrisno mengatakan, industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) bakal sulit meningkatkan daya saing jika TDL naik 15 persen. ''Apalagi, kami harus menghadapi implementasi AC-FTA (perjanjian perdagangan bebas ASEAN-Tiongkok, Red),'' ujarnya.
Berdasarkan catatan API, biaya konsumsi listrik terhadap struktur biaya produksi mencapai 14,98 persen. Konsumsi listrik tertinggi dipakai oleh subsektor fiber (serat sintetis) sebesar 28 persen, pemintalan (spinning) 18,47 persen, dan weaving (kain) 14,37 persen. (owi/kim)
(sumber :~www.jawapos.co.id~)
Labels: industri, listrik, naik, Pojok Penulis, tarif
Dikecam Biden, Israel Minta Maaf (Terkait Pembangunan Rumah di Jerusalem Timur)
3/12/10![]() |
| Lambang Anti Israel |
Dalam pertemuan itu, Biden menyampaikan dukungan penuh Washington terhadap pemerintahan Abbas. Bahkan, dia juga mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Barack Obama mengapresiasi penuh rencana Palestina mendirikan negara independen di sisi Israel. "Rakyat Palestina berhak mewujudkan itu (negara yang merdeka)," tandasnya seperti dilansir Associated Press.
Sebelumnya, tokoh senior Partai Demokrat itu juga mengecam rencana Israel membangun sekitar 1.600 rumah baru bagi warga Yahudi di Ramat Shlomo, Jerusalem Timur. Dia menyebut rencana yang dirilis Senin lalu (8/3) itu sebagai penghambat perdamaian Timur Tengah.
Padahal, AS berharap bisa memulai kembali perundingan damai Israel-Palestina dalam hitungan pekan. Itu juga yang menjadi agenda utama Biden dalam kunjungan resminya kali ini. Palestina juga telah tegas menyebut penghentian proyek perumahan sebagai syarat negosiasi perdamaian.
"Saya imbau kedua belah pihak bisa saling menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memunculkan konflik," paparnya dalam jumpa pers bersama Abbas.
Selasa malam lalu (9/3), kecaman Biden atas proyek Ramat Shlomo di wilayah sengketa Israel-Palestina itu disampaikan dalam jamuan makan malam dengan PM Benjamin Netanyahu. "Cetak biru Ramat Shlomo menodai kepercayaan yang selama ini kita bangun dan sangat kita butuhkan saat ini," tegas mantan senator Delaware tersebut di hadapan Netanyahu dan para pejabat tinggi Israel lainnya. Kecaman serupa juga pernah dilontarkan Sekjen PBB Ban Ki-moon.
Gara-gara kebijakan kontroversial Israel yang dilansir hanya sehari sebelum kedatangannya itu, Biden sempat membalas dengan melakukan "protes" tak resmi. Biden sengaja datang terlambat sampai 90 menit ke jamuan makan malam Selasa lalu itu.
Tel Aviv pun menyadari sikap mereka telah menyinggung Biden. Karena itu, kemarin (9/3) mereka resmi meminta maaf. "Seharusnya semua ini tidak terjadi saat kunjungan Wapres AS. Ini benar-benar aib dan sekarang kami harus minta maaf atas kesalahan serius ini," kata Menteri Kesejahteraan Isaac Herzog kepada Army Radio.
Tapi, tak berarti Israel bakal berubah sikap. Netanyahu menyatakan, rencana pembangunan properti di Jerusalem Timur tersebut merupakan agenda politik dalam negeri. Menurut politikus yang akrab disapa Bibi itu, Ramat Shlomo merupakan langkah prosedural yang tidak ada kaitannya dengan kunjungan Biden. Apalagi sejak 1967, Israel mengklaim Jerusalem Timur sebagai wilayahnya. (hep/ttg)
(Sumber:~www.jawapos.co.id~)
Labels: Biden, israel, minta maaf, Pojok Penulis
Mahmoud Abbas Tak Akan Lanjutkan Perundingan Damai dengan Israel
![]() |
| Mahmoud Abbas |
Dalam perbincangan telepon dengan Sekjen Liga Arab Amr Mussa, pemimpin 74 tahun itu mengatakan bahwa Palestina tidak akan kembali berunding dengan Israel. Kecuali, pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu bersedia membatalkan cetak biru Ramat Shlomo. "Presiden Palestina memutuskan tidak melakukan perundingan saat ini. Palestina tidak siap berunding dalam situasi seperti ini," kata Mussa dalam jumpa pers di Kairo, Mesir, seperti dilansir Reuters.
Rabu lalu (10/3) Mussa mengadakan rapat darurat dengan para diplomat Liga Arab untuk membahas cetak biru Ramat Shlomo. Pada hari yang sama, rancangan sepihak itu juga menuai kecaman dari Wakil Presiden AS Joseph "Joe" Biden dan Sekjen PBB Ban Ki-moon. Kemarin giliran Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (EU) Catherine Ashton yang mengutuk Tel Aviv.
"Penghinaan ini sudah mencapai puncak yang tidak bisa diterima masyarakt Arab. Israel tidak peduli kepada siapa pun. Tidak pada mediator perundingan (AS) atau Palestina," tandas Mussa. Karena itu, lanjut dia, negara-negara anggota Liga Arab sangat mendukung sikap Abbas. Tanpa pembatalan cetak biru Ramat Shlomo, Liga Arab menganggap perundingan damai Israel-Palestina sia-sia belaka.
Sebelumnya, Abbas sepakat untuk melanjutkan perundingan damai dengan Israel lewat perantaraan AS. Tapi, publikasi Israel soal rencana pembangunan 1.600 rumah baru bagi warga Yahudi di Jerusalem Timur membuat politikus moderat itu berubah pikiran. Meski tidak langsung, dia hanya bersedia melanjutkan perundingan damai jika Israel berhenti mengembangkan permukiman Yahudi. Terutama di kawasan Jerusalem Timur yang bakal menjadi ibu kota negara Palestina.
Saeb Erakat, juru runding Palestina, menambahkan bahwa perubahan sikap Abbas itu bakal menjadi tanda awal matinya perundingan damai dua negara. "Ini adalah kesempatan terakhir untuk mewujudkan perdamaian permanen di Timur Tengah," paparnya kepada Agence France-Presse. Rencananya, negosiasi awal Israel-Palestina yang dimediatori AS diselenggarakan satu atau dua pekan mendatang. Negosiasi awal itu diharapkan menjadi pembuka jalan bagi kelanjutan perundingan damai.
"Saya harap, minggu depan (utusan AS untuk Timur Tengah George) Mitchell kembali dan memberitahukan kepada kami bahwa keputusan (Israel) dibatalkan," kata Abbas kepada Mussa seperti diungkapkan Erakat kemarin. Mitchell dijadwalkan kembali ke Palestina pekan depan. Senin lalu (8/3) diplomat 76 tahun tersebut sukses membujuk Israel dan Palestina untuk kembali duduk semeja, membahas perdamaian Timur Tengah.
Dari Washington, Jubir Departemen Luar Negeri Philip Crowley menegaskan bahwa cetak biru Ramat Shlomo menjadi prioritas AS dalam misi damai Timur Tengah. "Kami tengah membicarakan hal tersebut dengan pemerintah Israel dan berusaha mencari tahu latar belakangnya," ujar Crowley. Dia berharap agar Micthell bisa kembali memenangkan dukungan kedua pihak untuk melanjutkan perundingan damai yang terbengkalai pada Desember 2008 karena serangan Israel ke Jalur Gaza.
Sementara itu, cetak biru Ramat Shlomo yang diungkap awal pekan ini juga menimbulkan perpecahan dalam koalisi Netanyahu. "Partai Buruh yang berkomitmen pada proses damai (dengan Palestina) semakin kesulitan mengikuti ritme pemerintah. Kemarahan Biden bisa dibenarkan. Telah terjadi kesalahan yang sangat fatal dan harus ada harga yang dibayar," papar Menteri Pertanian Shalom Simhon kepada Radio Army seperti dilansir Associated Press.
Senada dengan Simhon, Sekretaris Kabinet Zvi Hauser menyebut publikasi cetak biru Ramat Shlomo jelang kunjungan Biden itu sebagai kesalahan. "PM (Netanyahu) minta Menteri Dalam Negeri Eli Yishai menghadap hari ini (kemarin)," ujarnya. Yishai diminta mempertanggungjawabkan kebijakan Kementerian Dalam Negeri yang dia pimpin terkait dengan pemilihan waktu publikasi. (hep/ami)
(Sumber:~www.jawapos.co.id~)
Labels: israel, Mahmoud Abbas, perundingan, Pojok Penulis
Sebarkan Damai, Dalai Lama Gabung di Twitter
3/5/10![]() |
| Dalai Lama |
Seperti dikutip dari laman harian The Telegraph, 4 Maret 2010, Twitter resmi Dalai Lama diluncurkan setelah peraih Nobel Perdamaian itu bertemu dengan salah seorang pendiri Twitter, Evan Williams, di Los Angeles, Amerika Serikat.
Pasca pertemuan, Williams memasang tweet di akun twitter-nya, berisi: "Ketemu Dalai Lama hari ini di LA. Mengenalkan dia pada Twitter. Dia tertawa," tulis Williams.
Namun, hari berikutnya, akun Twitter Dalai Lama sudah muncul dan mendapat sambutan dari juru bicara baru Twitter, Sean Garrett. “Welcome @DalaiLama”, tulis Garrett.
Akun Twitter Dalai Lama telah digunakan untuk mengirim beberapa pesan. Sejauh ini, meski bukan berisi kata-kata mutiara atau pepatah bijak, pesan tersebut berisi link ke artikel atau foto aktivitas Dalai Lama di berbagai tempat yang dikunjungi. Dia menghindari pernyataan-pernyataan politis tajam dan belum menjadi follower akun pengguna lain.
Setelah tampil dalam acara Larry King di Los Angeles, ia menulis: “Dalai Lama Mencintai China Meski 'Ada Tekanan'.”
Akun Twitter resmi Dalai Lama ini muncul satu tahun setelah Twitter memblok sebuah akun Dalai Lama palsu yang memiliki puluhan ribu follower.
Menyusul insiden akun palsu itu, dan akun-akun palsu tokoh terkenal lain, Twitter mulai memberlakukan sistem verified accounts atau akun resmi bagi orang-orang terkenal. Akun baru Dalai Lama juga merupakan verified account.
(sumber:~www.vivanews.com~)
Labels: dalai lama, damai, Pojok Penulis, twitter
Israel Merazia Tentara Pemakai Facebook
![]() |
| Tentara Israel |
Demikian pernyataan militer Israel seperti yang dipantau kantor berita Associated Press, Kamis 4 Maret 2010. Kampanye itu diberlakukan setelah pimpinan militer Israel membatalkan suatu rencana serangan ke wilayah Palestina di Tepi Barat setelah dibocorkan seorang prajurit lewat update status di Facebook.
"Mengunggah [upload] informasi yang rahasia ke laman jejaring sosial atau situs-situs dapat memberi informasi ke pihak lain yang ingin mengetahuinya, termasuk dinas intelijen asing atau musuh," demikian pernyataan militer Israel.
"Agen-agen intelijen musuh bisa memindai data lewat internet dengan menghimpun informasi-informasi menyangkut Angkatan Bersenjata Israel, yang bisa mengganggu suksesnya suatu operasi dan membahayakan pasukan," lanjut pernyataan itu.
Dengan demikian, semua prajurit Israel yang aktif berdinas dilarang mempublikasikan informasi rahasia, termasuk foto yang memuat data militer.
Salah satu cara kampanye anti-Facebook di barak militer adalah dengan menempatkan poster bergambar para pemimpin negara atau kelompok yang bermusuhan dengan Israel, yaitu Mahmoud Ahmadinejad (Iran), Bashar Assad (Suriah) dan Sheik Hassan Nasrallah (Hisbullah).
Di bawah foto masing-masing pemimpin itu terdapat logo Facebook dengan ikon "Friend Request" disertai tulisan "Memangnya kamu pikir semua orang itu teman?"
(sumber: ~www.vivanews.com~)
Labels: facebook, israel, Pojok Penulis, razia
Facebook Gagalkan Serbuan Israel ke Palestina
![]() |
| Tentara Israel selesai bertugas |
Usut punya usut, ternyata ada seorang serdadu Israel yang tengah mengidap sindrom "banci Facebook." Maksudnya, dia lagi gemar memberitakan kegiatan yang dia lakukan saat ini dalam akun miliknya di Facebook, yang populer dengan istilah update status.
Militer Israel, Rabu 3 Maret 2010, mengungkapkan bahwa prajurit yang tidak disebutkan namanya itu rupanya keceplosan menyebut lokasi dan waktu dia bertugas. Saat itu, dia masuk dalam pasukan yang akan menyerang suatu desa di Tepi Barat, yang dihuni rakyat Palestina.
Serdadu itu akhirnya dicokok oleh polisi militer. Dia kini sudah diadili dan harus mendekam di penjara selama 10 hari akibat kesalahannya itu. Dia pun langsung diusir dari batalion dan pos pertempuran tempat dia bertugas. (Associated Press)
Labels: facebook, israel, palestina, Pojok Penulis
Roy Suryo, Pansus Century dan (Maaf) Upil
![]() |
| Roy Suryo dengan kesibukkannya |
Kisah dimulai pada Selasa 2 Maret 2010, saat DPR menggelar sidang pembacaan hasil kerja Panitia Khusus Angket Kasus Bank Century. Ketua Panitia Khusus Idrus Marham membacakan laporan hasil kerja mereka selama dua bulan itu. Pada awalnya, sidang berlangsung tenang dan khidmat. Namun, saat Idrus membacakan opsi C yang ditawarkan lima partai, kegaduhan dimulai.
Saat Idrus menyebutkan sejumlah nama yang dipersalahkan, tiba-tiba dari kursi anggota Dewan terdengar teriakan ‘huuuu...!’ melalui mikrofon. Keras juga bunyinya.
Kamera-kamera TV langsung berputar, mencari sumber suara ribut itu. Dan apes buat Roy Suryo. Sebuah kamera yang mengarah ke area tempat duduk Fraksi Partai Demokrat, menangkapnya ‘basah’ persis ketika ia sedang meneriakkan ‘huuuu...!’ sembari tersenyum-senyum. Lebih apes lagi, politisi bangsawan ini--yang tak pernah luput mencantumkan gelar KRMT (Kanjeng Raden Mas Tumenggung) di depan namanya--juga terekam seperti sedang asyik, maaf, mengupil, sembari memegangi mikrofon.
Insiden ‘huuu’ itu mengundang interupsi dari anggota Dewan yang lain. Mereka protes terhadap pemimpin sidang. Sebagian di antaranya, balik meneriaki ‘huuuu...!’
Kisruh.
Kepada VIVAnews, Roy menjelaskan soal peristiwa itu. "Padahal, bukan saya satu-satunya yang berteriak ‘huuuu...!’ Ada enam atau tujuh lainnya, tapi entah mengapa saya terus yang disorot."
Gambar Roy 'mengupil’ tak pelak langsung ramai beredar di Facebook dan Twitter. Kebetulan, ‘pakar telematika’ ini punya banyak ‘fans’ di dunia maya. Komentar pun berseliweran dari segala penjuru. Sejumlah di antaranya cukup memerahkan kuping.
"Kader Demokrat kok jadi banyak yang jadi news maker begini. Setelah Ruhut Sitompul, sekarang Roy Suryo ...bikin malu dewan pembinanya," demikian bunyi salah satu tweet pedas yang beredar.
Roy Suryo sendiri menyatakan tindakannya itu manusiawi dan normal saja. "Memangnya salah orang melakukan aktivitas seperti itu?" Ia balik bertanya, saat diwawancarai VIVAnews. "Mungkin kamerawati TV itu terlalu cinta kepada saya," katanya sembari tergelak.
Roy menjelaskan tindakannya itu adalah aspirasi pribadi dan tak mewakili sikap Partai Demokrat. "Perlu diingat, dalam rapat paripurna di hari berikutnya, saya secara ksatria mengakui itu," katanya. "Saya yang pertama meminta maaf jika ada yang tidak berkenan dan saya mengusulkan rapat paripurna dimulai dengan berdoa supaya lancar."
Pada rapat paripurna 3 Maret 2010, melalui pemungutan suara mayoritas anggota DPR akhirnya memutuskan proses bail out Bank Century bermasalah. Fraksi Demokrat kalah suara.
Labels: century, pansus, Pojok Penulis, roy suryo














